Minggu, 22 November 2020

MODUL PEMBELAJARAN 13

 MODUL PEMBELAJARAN 13

INTERAKSI SOSIAL

POTENSI SUMBER DAYA ALAM DAN KEMARITIMAN

 

 

Assalammualaikum,wr,wb

Kompetensi Dasar (KD)

3.1       Mengidentifikasi interaksi sosial dalam ruang dan pengaruhnya terhadap kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya dalam nilai dan norma serta kelembagaan sosial budaya

4.1       Menyajikan hasil identifikasi tentang interaksi sosial dalam ruang dan pengaruhnya terhadap kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya dalam nilai dan norma serta kelembagaan sosial budaya

.

Tujuan Pembelajaran

    Setelah Kegiatan belajar mengajar usai diharapkan kamu dapat:

1.       Menjelaskan pengertian interaksi sosial

2.       Menjelaskan syarat-syarat interaksi sosial

3.       Menjelaskan bentuk-bentuk interaksi sosial

4.       Mempresentasikan hasil diskusi kelompok

 

 

 

 

Petunjuk penggunaan

1.       Bacalah dengan seksama tiap materi.

2.       Bukalah link dalam materi pengayaan untuk menambah wawasan kamu

3.       Kerjakan latihan soal

4.       Tanyakan kepada bapak/ibu guru apabila terdapat kalimat yang belum kamu pahami

 

MATERI PEMBELAJARAN

 

MODUL PEMBELAJARAN 12

 

MODUL PEMBELAJARAN 12

PERUBAHAN INTERAKSI ANTAR-RUANG

POTENSI SUMBER DAYA ALAM DAN KEMARITIMAN

 

 

Assalammualaikum,wr,wb

Kompetensi Dasar (KD)

3.1 Memahami Konsep ruang ( lokasi, distibusi, potensi, iklim, bentuk muka bumi, geologis plora ,dan fauna) dan interaksi Antar ruang di indonesia serta pengaruhnya terhadap Kehidupan manusia dalam Aspek ekonomi, sosial, budaya dan Pendidikan

 4.1 Menjelaskan Kosep ruang (lokasi, distribusi, potensial, iklim, bentuk muka bumi, geologois, flora, fauna dan interaksi antar ruang di indonesia) serta pengaruhnya terhadap kehidupan manusia indonesia dalam aspek ekonomi, sosial budaya dan pendidikan

.

Tujuan Pembelajaran

    Setelah Kegiatan belajar mengajar usai diharapkan kamu dapat:

1)    mengidentifikasi  perubahan interaksi antar ruang  berupa perubahan penggunaan  lahan 

2)    mejelaskan perubahan interaksi antar ruang  berupa perubahan orientasi mata pencaharian 

3)    menyebutkan sebab dan akibat dari Perubahan Penggunaan Lahan pada Perubahan Orientasi Mata Pencaharian

4)    Memahami perubahan yang ditimbukan dari interaksi antarruang dalam perkembangan sarana-prasarana;

5)    Menjelaskan perubahan yang ditimbukan dari interaksi antarruang dalam perubahan sosial budaya;

6)    Menjelaskan perubahan yang ditimbukan dari interaksi antarruang dalam perubahan komposisi penduduk

 

 

 

 

Petunjuk penggunaan

1.       Bacalah dengan seksama tiap materi.

2.       Bukalah link dalam materi pengayaan untuk menambah wawasan kamu

3.       Kerjakan latihan soal

4.       Tanyakan kepada bapak/ibu guru apabila terdapat kalimat yang belum kamu pahami

 

MATERI PEMBELAJARAN

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


 

 

 

Selamat pagi. Bagaimana kabar kalian pagi ini.

Semoga kalian semua dalam keadaan sehat walafiat.

 

PERUBAHAN AKIBAT INTERAKSI ANTAR RUANG

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Gambar 1                                                                                                  Gambar 2

Amatilah gambar diatas ! Apa persamaan dan perbedaan antara kedua gambar tersebut!

           Interaksi antar ruang dapat terjadi dalam berbagai bentuk, seperti pergerakan orang, barang, gagasan dan informasi. Semua pergerakan tersebut menimbulkan perubahan, daerah tujuan maupun daerah asal.

          Interaksi keruangan meliputi beragam jenis pergerakan seperti perjalanan menuju tempat kerja, migrasi, pariwisata, pemanfaatan fasilitas umum, trasmisi informasi dan modal, wilayah pemasaran kegiatan retail, perdagangan internasional, dan distribusi barang. Semua bentuk interaksi tersebut berdampak pada adanya perubahan. Jika banyak orang dengan berbagai kepentingannya selalu dating pada suatu tempat, maka tempat yang dituju akan berkembang menjadi pusat kegiatan manusia atau sering disebut kota. Jadi, pergerakan orang sebagai bentuk interaksi keruangan menimbulkan perubahan.

         Berbagai perubahan akibat interaksi keruangan  yaitu sebagai berikut :

1.         Berkembangnya pusat-pusat pertumbuhan

Pergerakan orang, barang dan jasa pada suatu lokasi tertentu akan menimbulkan pemusatan aktivitas manusia pada lokasi tujuan. Pemusatan aktivitas penduduk tersebut kemudian membentuk daerah perkotaan merupakan pusat pertumbuhan suatu wilayah karena sebagian besar aktivitas terkonsentrasi di wilayah perkotaan

 

2.         Perubahan penggunaan lahan

a.     Aktivitas penduduk yang terus meningkat pada akhirnya akan memerlukan lahan untuk menampung aktivitas tersebut. Semakin banyak penduduk yang datang pada suatu tempat akan disertai dengan kebutuhan tempat tinggal. Akibatnya terjadi alih fungsi lahan dari pertanian menjadi pemukiman. Hal ini tentu akan berdampak pada masalah kerawanan pangan yang disebabkan oleh menurunnya produktivitas pertanian.

b.     Aktivitas yang sama juga terjadi pada bidang industri, perdagangan, jasa dan lainnya yang memerlukan lahan untuk menampung aktivitasnya. Dengan demikian, terjadi perubahan penggunaan lahan dari pertanian ke non pertanian. Misalnya alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan industri.

3.         Perubahan orientasi mata pencaharian

 

 

 

 

 

 

 

 

 


                                Gambar 3                                                                                            Gambar 4

                Amatilah  dua gambar diatas !                         

Perubahan apa yang terjadi pada kedua gambar tersebut?

Interaksi spasial umumnya terjadi karena adanya kepentingan ekonomi, khususnya yang berkaitan dengan pekerjaan. Daerah yang menjadi tujuan pergerakan penduduk akan dihuni oleh mereka yang memiliki pekerjaan yang beragam. Jenis pekerjaan juga berkembang karena adanya kebutuhan akan barang dan jasa yang semakin beragam. Orientasi pekerjaan berubah dari yang tadinya berorientasi pada sumberdaya alam, khususnya petani, menjadi pekerjaan lainnya. Misalnya perubahan orientasi mata pencaharian masyarakat agraris menuju masyarakat industri.

 

Interaksi antar ruang merupakan interaksi atau hubungan antar tempat. Hubungan antar tempat yang terjadi mengakibatkan berbagai hal. Diantara akibat yang ditimbulkan adalah sebagai berikut.

1.         Perubahan sarana dan prasarana akibat interaksi antarruang

Interaksi antarruang merupakan interaksi/hubungan yang terjadi antar dua tempat atau lebih. Interaksi tersebut tentu melibatkan pergerakan manusai dan barang dari kedua belah pihak. Pergerakan yang ada tentu memiliki pengaruh pada semua hal yang memudahkan pergerakan diantaranya pembangunan sarana dan prasarana. Pembangunan sarana dan prasarana ditujukan agar interaksi antarruang yang terjadi semakin mudah, intensif, dan menguntungkan.

Sarana-prasarana berkembang menjadi lebih baik dari waktu ke waktu seiring dengan interaksi antarruang yang bersangkutan. Sarana dan prasarana yang berubah antara lain:

1.       Sarana dan prasarana transportasi

Interaksi antarruang mendorong untuk pembangunan sarana dan prasarana transportasi. Kondisi jalan, kendaraan pengangkutan, terminal, stasiun, bandara, pelabuhan, dan lainnya akan dibangun sedemikian rupa untuk memudahkan akses dari tempat-tempat yang ada.

2.       Sarana dan prasarana telekomunikasi

Perkembangan interaksi antarruang yang melibatkan berbagai wilayah tentu mempengaruhi perkembangan telekomunikasi. Kebutuhan akan telekomunikasi yang cepat, murah, dan mudah semakin meningkat. Kebutuhan tersebut selain sebagai sarana penghubung juga sebagai sarana untuk mengakses informasi dari tempat-tempat yang bersangkutan.

3.       Sarana dan prasarana listrik

Kebutuhan akan listrik akan terpenuhi karena memudahkan dalam interaksi antarruang. Kekurangan akan listrik tentu menimbulkan inisiatif untuk membangun sumber listrik dan jaringan yang ada.

Sumber: koleksi pribadi

2.         Perubahan sosial budaya akibat interaksi antarruang

Interaksi antarruang yang ternyata diikuti dengan pergerakan manusia dari tempat-tempat yang terkait. Manusia yang berasal dari tempat berbeda tersebut tentu memiliki kondisi sosial budaya yang berbeda satu sama lain. Perbedaan tersebut membawa perubahan kepada masing-masing pihak. Daerah pantai yang menghasilkan ikan laut dengan daerah penghasil sayuran di pegunungan tentu memiliki karakter yang berbeda.

Masyarakat pantai memiliki karakter yang keras karena alam berupa lautan membentuk masyarakat untuk bekerja lebih keras dan kondisi laut yang berubah sewaktu-waktu. Karakter berbeda juga dimiliki oleh masyarakat daerah pegunungan sebagai penghasil sayur. Pertanian lebih membentuk karakter kuat dalam sikap lebih lembut karena tidak perlu meninggalkan keluarga dan menempuh bahaya dalam bekerja.

Interaksi antarruang akan membentuk pertemuan dari masyarakat yang berbeda karakter tersebut. Masyarakat yang satu akan mempengaruhi masyarakat yang lain. Perubahan-perubahan sosial budaya akan terjadi diantara keduanya berupa

a.         Toleransi

Perbedaan karakter akan menumbuhkan kehidupan yang saling menghargai satu sama lain.

b.         Kerjasama

Perbedaan sosial budaya yang ada tidak menyurutkan untuk saling bekerja sama

c.          Saling membutuhkan

Perasaan saling membutuhkan diantara masyarakat yang ada menjadi perekat interaksi antarruang yang terjadi.

d.         Akulturasi

Akulturasi budaya atau percampuran budaya diantara masyarakat yang terlibat interaksi antarruang memiliki kemungkinan besar terjadi. Toleransi yang telah tumbuh menjadi salah satu pendorong hal ini. Pemikiran yang terbuka terhadap perubahan juga turut mendukung proses akulturasi.

 

Sumber: https://www.tourwisatajogja.com/desa-wisata-candran-kebunagung/, diunduh 5 Oktober 2018

 

3.         Perubahan komposisi penduduk akibat interaksi antarruang

Interaksi antarruang tentu melibatkan masyarakat dari tempat-tempat yang bersangkutan. Pergerakan/mobilitas penduduk meengiringi proses interaksi antarruang. Pergerakan/mobilitas penduduk yang terjadi juga membawa dampak perpindahan penduduk baik temporer/sementara atau pun permanen. Arus urbanisasi, migrasi, dan transmigrasi adalah beberapa contoh dari mobilitas penduduk.

Sumber: http://ensiklopediasli.blogspot.co.id/2016/04/pengertian-urbanisasi-transmigrasi-imigrasi-emigrasi-sirkulasi-ruralisasi.html, diunduh 5 Oktober 2018.

 

Perpindahan penduduk yang ada mengakibatkan perubahan komposisi dari daerah masing-masing. Perubahan komposisi tersebut meliputi:

a.       Perbandingan penduduk produktif dan belum-tidak produktif

Penduduk yang usia produktif merupakan penduduk yang paling banyak melakukan terlibat dalam interaksi antarruang. Penduduk produktif akan bekerja ke tempat yang terdapat lapangan pekerjaan meskipun berada jauh dari tempat tinggalnya, bahkan mungkin akan pindah kedaerah yang dekat dengan tempat kerja. Perpindahan tersebut akan merubah komposisi penduduk baik dari tempat yang ditinggalkan maupun tempat yang dituju.

b.       Perbandingan antara penduduk pria-wanita

Penduduk yang bekerja ditempat lain sebagai akibat dari interaksi antarruang tentu merubah pula komposisi penduduk pria-wanita. Kelompok pekerja yang biasanya pria tentu akan menambah jumlah pria bagi daerah tujuan namun akan mengurangi dari daerah yang ditinggalkan.

 

 

E.       EVALUASI

 

Jawablah pertanyaan berikut ini

1.       Jelaskan manfaat interaksi antarruang bagi perkembangan sarana dan prasarana!

2.       Mengapa interaksi antarruang dapat mempengaruhi terjadinya perubahan sosial budaya?

3.       Bagaimana pengaruh interaksi antarruang terhadap perubahan komposisi penduduk?

4.       Sebutkan berbagai perubahan yang terjadi akibat interaksi antar ruang!

5.       Jelaskan pengaruh akibat adanya alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan pemukiman!

6.       Jelaskan pengaruh akibat adanya alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan industri!

7.       Bagaimana hubungan keterkaitan antara alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan industri terhadap perubahan orientasi mata pencaharian!

 

 

F.       DAFTAR RUJUKAN

 

1.       Kemendikbud.2016. Buku Guru IPS Kelas VII Edisi Revisi,  Jakarta:Kemendikbud; halaman 86-88

2.       Kemendikbud.2016. Buku Siswa IPS Kelas VII Edisi Revisi, Jakarta:Kemendikbud; halaman 75-77

3.       Buku: Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas VII.-- . Edisi. Revisi. Karya Iwan Setiawan, Dedi, Suciati, dan A. Mushli.  Jakarta: Kementerian.Pendidikan dan Kebudayaan, 2016.

4.       Buku IPS yang lainya yaitu buku IPS kelas VII karya Teguh Prihantoro dkk terbitan Mediatama tahun 2017.

5.       Internet

a)    Pembangunan Jalan Tol, http://pekanbaru.tribunnews.com/2018/05/30/pembangunan-jalan-tol-padang-pekanbaru-terpaksa-ditunda-karena-masalah-ini

b)    Munculnya desa wisata. https://www.tourwisatajogja.com/desa-wisata-candran-kebunagung/

c)    Urbanisasi. http://ensiklopediasli.blogspot.co.id/2016/04/pengertian-urbanisasi-transmigrasi-imigrasi-emigrasi-sirkulasi-ruralisasi.html

d)    Sumber : http://3.bp.blogspot.com/-02NysFLW8JI/WiNxK3YWKKI/AAAAAAAABMA/ZlNWn-   xJnygydnibA-wkCFz8X2SekqE-wCK4BGAYYCw/s1600/Taro%2BDisini%2BGambarnya-Recovered.jpg Diunduh pada 5 oktober 2018, pukul 20.43 WIB.

e)    Sumber : http://posronda.net/wp-content/uploads/2014/08/sawah-alihfungsi_ekuatorialcom.jpg  Diunduh pada tanggal 5 oktober 2018 pukul 20.43 WIB

f)     Sumber: http://mediatataruang.com/alih-fungsi-lahan-pertanian-industri-menjajah-negeri-sendiri/  Diunduh pada tanggal 5 oktober 2018, pukul 20:43 WIB

g)     Sumber : http://klikbekasi.co/2015/09/07/alih-fungsi-lahan-pertanian-di-kabupaten-bekasi-kebanyakan-    untuk-     industri-dan-perumahan/

       Diunduh pada tanggal 5 oktober 2018, pukul 23.29 WIB

MODUL PEMBELAJARAN 13

  MODUL PEMBELAJARAN 13 INTERAKSI SOSIAL POTENSI SUMBER DAYA ALAM DAN KEMARITIMAN     ...