Minggu, 28 Juni 2020

RUANG DAN INTERAKSI ANTAR RUANG



RUANG DAN INTERAKSI ANTAR RUANG


MODUL PEMBELAJARAN 1




Assalammualaikum,wr,wb

Kompetensi Dasar (KD)
3.1 Memahami Konsep ruang ( lokasi, distibusi,potensi,iklim, bentukmuka bumi,geologis plora ,dan fauna) dan interaksi Antar ruang di indonesia serta pengaruhnya terhadap Kehidupan manusia dalam Aspek ekonomi,sosial,budaya dan Pendidikan
 4.1 Menjelaskan Kosep ruang (lokasi, distribusi, potensial, iklim, bentuk muka bumi, geologois, flora, fauna dan interaksi antar ruang di indonesia) serta pengaruhnya terhadap kehidupan manusia indonesia dalam aspek ekonomi, sosial budaya dan pendidikan
.

Tujuan Pembelajaran
    Setelah Kegiatan belajar mengajar usai diharapkan kamu dapat:
1)      Mendeskripsikan pengertian konsep ruang.
2)      Mendeskripsikan pengertian antar ruang ,unsur yang terdapat di bumi.
3)      Menganalisis karakteristik ruang di berbagai wilayah yang terdapat di belahan bumi.
4)      Membuat peta konsep hasil analisis tentang karakteristik ruang di berbagai wilayah yang terdapat di belahan bumi.
5)      Menyajikan peta konsep hasil analisis tentang karakteristik ruang dan wilayah yang terdapat di belahan bumi,atau kondisi saling bergantungan yang di perlukan untuk terjadi interaksi antar ruang.








 
























Selamat pagi. Bagaimana kabar kalian pagi ini.
Semoga kalian semua dalam keadaan sehat walafiat.




MATERI PEMBELAJARAN
KERUANGAN DAN INTERAKSI ANTAR RUANG
v Pengertian Antar ruang
Ruang merupakan bagian dari permukaan muka bumi dimana Unsur fisis dan manusia tersusun secara teratur. Menurut UUNo 26 Tahun 2007. Tentang Penataan ruang, ruang adalah wadah yang meliputi ruang darat, laut dan udara termasuk ruang dalam bumi sebagai satu kesatuan wilayah. Tempat manusia dan makhluk lain hidup, melakukan kegiatan dan memelihara lingkungannya.
v Unsur yang menempati ruang yang terdapat di bumi.
Ruang yang terdapat di bumi, ruang darat, ruang air, ruang udara dan ruang dalam bumi. Unsur yang menempati ruang yang terdapat di bumi seperti, Litosfer (jenis batuan), Hidrosfer (Air), Antroposter (Manusia), Biosfer ( Mahkluk hidup, hewan dan tumbuhan ).
v KONSEP RUANG
Ada tiga konsep yang berbeda tentang ruang. Ketiga konsep itu adalah
a.        Ruang absolut
Ruang absolut dipahami sebagai koordinat eksternal benda atau sebuah kotak atau wadah yang tidak berubah untuk suatu peristiwa dan proses. Ruang absolut antara lain didefinisikan oleh lokasi pada garis lintang dan bujur. Garis lintang adalah garis khayal yang digunakan untuk menentukan lokasi di bumi terhadap garis khatulistiwa pada globe atau peta. Sedangkan garis bujur adalah garis khayal yang ditarik dari kutub utara hingga ke kutub selatan untuk menentukan lokasi di bumi pada globe atau peta.
b.       Ruang relatif
Ruang relatif mengacu pada hubungan antara berbagai lokasi. Ruang relatif dinyatakan dalam bentuk dimensi yang menunjukkan tingkat keterjangkauannya dalam konteks hubungan antarruang.
c.        Ruang relasional
Ruang relasional adalah ruang yang menjadi bagian intrinsik dari keberadaan kita di dunia. Konsep tentang ruang relasional berkaitan dengan kegiatan kita. Contohnya, masyarakat sekarang membedakan antara tempat tinggal dengan tempat kerja. Perbedaan ini muncul ketika mulai terbentuk masyarakat industry. Sebelumnya pekerjaan dilakukan dirumah. Pada saat itu, disiplin kerja belum ditemukan. Waktu antara bekerja, makan, mengobrol dengan tetangga, dan istirahat belum terpilah dengan baik
KONSEP WAKTU
Selain ruang, para ahli geografi juga menganggap waktu sebagai atribut dasar realitas. Realitas adalah segala sesuatu yang nyata, seperti benda-benda yang kita miliki atau peristiwa-peristiwa yang kita alami. Benda atau peristiwa tersebut tidak terlepas dari waktu.waktu yang dirasakan oleh manusia secara relative dengan satuan pengukuran, seperti detik, menit, jam dan hari. Fenomena waktu antara laindapat dilihat dari hal-hal berikut.
1.          Peristiwa siang dan malam
Peristiwa ini disebabkan oleh rotasi atau perputaran Bumi terhadap sumbunya. Perputaran Bumi terhadap sumbunya berlangsung selama 24 jam. Perputaran Bumi berlangsung dari barat ke timur.
2.          Perbedaan waktu
Perbedaan waktu tidak terlepas dari zona waktu. Zona waktu di dunia ditetapkan berdasarkan hubungan antara bujur, rotasi Bumi, dan waktu. Sampai sekitar 125 tahun yang lalu,masing-masing kota atau wilayah anya mengenal waktu setempat. Waltu setempat ditetapkan berdasarkan saat Matahari mencapai sudut tertinggi di langit tempat itu. Oleh karena rotasi Bumi, waktu setempat di berbagai belahan dunia berbeda-beda.
3.          Fase bulan yang bergerak melalui siklus 29 hari
Waktu ini disebut waktu bulan sinodis. Waktu bulan sinodis berbeda dengan waktu bulan sideris. Perbedaan ini disebabkan oleh revolusi Bumi. Waktu bula sideris sebesar 27 1/3 hari. Waktu yang dibutuhkan oleh Bulan untuk melakukan perputaran pada porosnya atau rotasi. Waktu yang sama juga dibutuhkan oleh Bulan untuk berevolusi dengan Bumi. Karena pergerakan Bulan ini, setiap hari bentuk Bulan yang terlihat dari Bulan selalu berubah. Perubahan ini disebut fase bulan.
4.          Pergantian musim
Pergantian musim terkait dengan revolusi Bumi pada orbitnya melalui siklus 365 hari 6 jam 9 menit dan 10 detik. Revolusi Bumi adalah peredaran Bumi mengelilingi Matahari. Revolusibumi terjadi sebagai akibat tarik-menarik antara gaya gravitasi Matahari dengan gaya gravitasi Bumi. Arah revolusi Bumi sama dengan arah rotasi Bumipada porosnya, yakni dari arah barat ke timur.

v Interaksi Antarruang
Ø  Pengertian Interaksi antar ruang ialah suatu cara dalam mengelola ruang-ruang dengan berdasarkan potensi serta juga permasalahannya dan tentu keterkaitan suatu ruang dengan ruang-ruang yang tedapat disekitarnya. Keterkaitan antar lokasi atau ruang tersebut dapat dilihat secara fisik maupun non fisik.
Ø  Secara fisik setiap ruang pasti memiliki karakteristik pembangunan fisik itu sesuai dengan perannya pada suatu wilayah, contoh ialah sebagai tempat pusat perdagangan.
Ø  Secara non fisik, interaksi antar ruang tersebut dapat dilihat dari adanya kesenjangan-kesenjangan sosial ataupun juga ekonomi. Pusat pertumbuhan ekonomi serta aktivitas/kegiatan sosial biasanya akan selalu terpusat pada suatu lokasi dengan pelayanan publik yang baik. Ini akan memberikan daya tarik bagi masyarakat berada di lokasi lain yang menjadi faktor yang mempengaruhi pada berkembangnya sebuah lokasi.
Ø  Syarat-syarat Terjadi Interaksi Antarruang
1.     saling melengkapi (complementarity) – ialah sebuah kondisi saling melengkapi terjadi apabila ada wilayah-wilayah yang berbeda komoditas yang dihasilkannya. contoh wilayah A ialah  penghasil sayuran, sedangkan pada wilayah B merupakan penghasil buah-buah. Kemudian wilayah A membutuhkan buah-buahan, sedangkan wilayah B membutuhkan sayuran. Jika pada masing-masing wilayah itumemiliki kelebihan (surplus), maka wilayah A dapat melakukan interaksi dengan wilayah B dengan melalui aktivitas perdagangan atau disebut juga dengan jual beli.
2.     kesempatan antara (intervening opportunity) – Kesempatan antara ini merupakan suatu lokasi yang menawarkan alternatif lebih baik ialah sebagai tempat asal atau pun tempat tujuan. Apabila seseorang akan membeli suatu produk, maka ia akan dapat memperhatikanf aktor jarak serta biaya dalam memperoleh produk tersebut. Contohnya,Wilayah A biasanya membeli buah-buahan ke wilayah B, namun kemudian diketahui terdapat wilayah C yang juga penghasil buah-buahn . Karena Wilayah C jaraknya lebih dekat serta ongkos transportasinya juga lebih murah, maka para pembeli ikan dari wilayah A akan beralih membeli buah-buah ke wilayah C. Akibatnya, interaksi antara wilayah A dengan B juga ikut melemah.
3.     keadaan dapat diserahkan/dipindahkan (transferability) – Pengangkutan barang maupun juga orang memerlukan biaya. Biaya untuk dalam interaksi tersebut harus lebih rendah jika dibandingkan dengan keuntungan yang didapatkan. apabila biaya tersebut terlalu tinggi jika dibandingkan dengan keuntungannya, maka interaksi antar ruang tersebut tidak akan terjadi. Kemudahan transfer serta biaya yang diperlukan juga akan sangat tergantung pada ketersediaan infrastruktur (sarana serta prasarana) yang menghubungkan daerah asal dan juga tujuan. Jalan yang rusak serta sulit untuk dicapai akan mengurangi kemungkinan terjadinya suatu interaksi karena biaya dalam mencapainya juga akan lebih mahal. contoh, misalnya seseorang akan menjual buah-buah dari wilayah A ke wilayah B, namun jalan menuju wilayah B ini mengalami kerusakan yang parah, akibatnya tidak bisa dilalui. oleh karena itu, orang tersebut tidak jadi menjual buah – buah ke wilayah B.
Ø  Bentuk Interaksi Antarruang
Terdapat beberapa bentuk dari interaksi antarruang diantaranya :
1.          Mobilitas Penduduk
adalah suatu Interaksi dalam bentuk pergerakan atau juga perpindahan manusia, contohnya ialah sepertia emigrasi, imigrasi, transmigrasi, urbanisasi, perjalanan penduduk antar wilayah untuk/melakukan pekerjaan atau wisata.
2.          Komunikasi
Komunikasi merupakan suatu interaksi dengan melalui perpindahan ide atau gagasan serta informasi, contohnya ialah seperti pengiriman informasi baik itu secara langsung maupun  tidak langsung misalnya membaca berita, melihat televisi, internet serta lain sebagainya.
3.          Transportasi
Adalah suatu interaksi dengan melalui perpindahan barang atau juga  energi, contohnya pengakutan barang, pergadangan dan lain sebagainya.

EVALUASI

 


1.     Jelaskan Pengertian dari:
a.          Konsep Ruang
b.         Interaksi Antar Ruang
2.     Sebutkan 4 Ruang yang terdapat di dalam bumi dan unsur- unsur yang menempatinya
3.     Berikan 2 Contoh Interaksi keruangan yang dapat terjadi antar wilayah mu.
4.     Jelaskan 3 Kondisi Hubungan Interaksi Saling ketergantungan yang terjadi antar wilayah.

            

DAFTAR RUJUKAN

 




 I.Sumber Belajar
1.       Buku Paket Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2016, Buku Ilmu Pengetahuan Sosial Jakarta.
2.     Ss Dewi, 2017, Mahir Materi IPS SMP Kls 7,8,9, Jakarta : PT.Gramedia.
3.  Buku Pengagan Guru.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MODUL PEMBELAJARAN 13

  MODUL PEMBELAJARAN 13 INTERAKSI SOSIAL POTENSI SUMBER DAYA ALAM DAN KEMARITIMAN     ...